Resep Dendeng Batokok – Dendeng Batokok adalah salah satu jenis makanan khas Indonesia yang berasal dari daerah Minang, Sumatera Barat. Bagi sebagian masyarakat Indonesia mungkin baru pertama kali tahu dan bahkan nama dari masakan ini terdengar masih asing di telinga. Batokok sendiri berasal dari kata tokok yang menurut bahasa Minang memiliki arti dipukul. Sesuai dengan arti dari nama masakan tersebut, memanglah benar bahwa cara untuk membuat dendeng batokok adalah dengan cara memukul – mukul daging sapi terlebih dahulu hingga pipih.

Masyarakat Minang biasanya akan merendam daging sapi terlebih dahulu dalam bumbu rempah seperti bawang merah, bawang putih, daun jeruk, lengkuas, jahe, dan garam. Setelah direndam selama beberapa jam, barulah daging sapi dipipihkan lalu dimasak dengan cara dibakar di atas arang. Cita rasa dari dendeng batokok ini sangatlah nikmat dan lezat. Biasanya dalam penyajian dendeng batokok dilengkapi dengan sambal lado mudo.

Jika diperhatikan secara sekilas, dendeng batokok tidaklah jauh berbeda dari dendeng balado, walaupun demikian terdapat perbedaan antara kedua masakan tersebut dimana terletak pada sambal yang digunakan. Jika Anda berkunjung atau berada di daerah Minang sebaiknya tidak lupa untuk membeli dan mampir di restoran Minang untuk mencicipi lezatnya dendeng batokok tersebut. Tapi sebenarnya Anda juga bisa membuat makanan tersebut di rumah dengan mengikuti informasi resep dan cara membuat dendeng batokok yang kami bagikan di bawah ini.

Resep Dendeng Batokok

Resep Dendeng Batokok Lado Hijau yang Menggoda Selera

Bahan – bahan yang dibutuhkan :

  • 500 gram Daging sapi tanpa lemak
  • 500 ml Air kelapa
  • 2 lembar Daun salam
  • 1 batang Serai

Bumbu – bumbu yang dihaluskan :

  • 10 buah Cabai hijau
  • 5 butir Bawang merah
  • 1 buah Tomat muda
  • 2 sendok makan Air jeruk nipis
  • Gula pasir secukupnya

Cara membuat dendeng batoko lado mudo yang menggoda selera :

  1. Mula – mula cuci bersih daging sapi dengan air yang mengalir, usahakan semua lendir yang menempel pada daging sapi hilang.
  2. Setelah itu potong – potong daging sapi menjadi 4 bagian atau sesuai selera.
  3. Tahap selanjutnya bumbu – bumbu yang sudah dihaluskan dibalurkan ke seluruh bagian potongan daging sapi hingga merata.
  4. Diamkan selama kurang lebih 30 menit agar bumbu meresap ke dalam daging sapi.
  5. Kemudian siapkan panci rebusan yang sudah diisi dengan air, lalu panaskan diatas kompor dengan nyala api sedang.
  6. Lalu masukkan serai dan daun salam, tunggu hingga air mendidih.
  7. Selanjutnya masukkan daging yang sudah dibumbui tadi kedalam rebusan air, masak hingga daging sapi empuk dan matang, serta air rebusan menyusut.
  8. Jika dirasa sudah matang, angkat dan iris – iris tipis daging sapi tersebut.
  9. Tahap berikutnya pipihkan irisan daging sapi dengan cara menumbuknya hingga sepipih mungkin.
  10. Lalu siapkan wajan penggorengan yang sudah diisi dengan minyak goreng secukupnya, panaskan di atas kompor dengan nyala api sedang.
  11. Setelah minyak goreng sudah cukup panas, goreng daging sapi hingga matang dan berubah warna menjadi kecoklatan.
  12. Jika dirasa sudah matang, angkat dan tiriskan.
  13. Kemudian untuk membuat lado mudonya yaitu tumbuk kasar semua bahan bumbu di atas.
  14. Lalu tumis semua bahan tersebut dengan menggunakan  minyak goreng hingga layu, kemudian angkat dan biarkan hingga dingin.
  15. Langkah terakhir yaitu siramkan lado mudo diatas dendeng batotok yang sudah matang.
  16. Dendeng batotok lado mudo sudah siap dihidangkan.

Resep Dendeng Batokok dan Cara Membuatnya

Itulah resep dan cara membuat dendeng batotok lado mudo khas Minang yang menggoda selera. Proses membuat makanan ini sangatlah mudah, sehingga dijamin dengan mengikuti langkah demi langkah resep diatas Anda akan bisa membuat dendeng batotok lado mudo yang super enak. Masakan ini paling mantap bila disajikan bersama dengan nasi putih hangat dan secangkir teh manis.

Selamat mencoba.

resep dendeng lado mudo, cara buat dendeng batokok lado hijau, cara membuat dendeng balado ijo, cara membuat dendeng batoko lado ijo, dendeang lado mudo

loading...


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *